Juni 4, 2026
Ada yang percaya kalau di Ampelgading ada pohon pete yang bisa menangis dan mengeluarkan air mata? (C) FOTOLEPAS

Ada yang percaya kalau di Ampelgading ada pohon pete yang bisa menangis dan mengeluarkan air mata? (C) FOTOLEPAS

Ada yang percaya kalau di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang ada pohon pete yang bisa menangis dan mengeluarkan air mata?

Fenomena menarik pernah terjadi di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang pada awal tahun 2016 lalu. Ada sebuah pohon pete (petai) yang diyakini bisa “menangis”, bahkan mengeluarkan “air mata”.

Kabar mengenai adanya fenomena pohon pete menangis ini tersebar tak hanya di kalangan warga kecamatan setempat, melainkan hingga ke luar Ampelgading. Namun, tak semua warga percaya, karena tak sedikit pula yang tertawa menganggap hal itu adalah hal yang mustahil.

Lokasi pohon yang cukup besar ini berada di pinggiran jalan utama Kecamatan Dampit-Ampelgading. Pohon ini tumbuh di ladang milik warga Desa Sonowangi. Konon, pohon pete ini tak hanya mengeluarkan suara “tangisan”, melainkan juga “air mata” yang memerciki siapa saja yang melintas di bawah pohon tersebut.

Setelah diselidiki, fenomena alam ini bukanlah sesuatu yang tidak bisa dijelaskan secara ilmiah. Suara “tangisan” itu kabarnya keluar dari serangga bernama tonggeret yang hidup berkoloni, tak hanya di pohon pete tersebut, tapi juga di pohon-pohon lainnya di wilayah tersebut. Koloni ratusan lebih serangga itu suka memakan bagian pohon, sambil menggerakkan kedua sayapnya yang menghasilkan suara unik yang mirip tangisan. Sementara itu, “air mata” yang terpercik dari atas pohon tersebut sesungguhnya adalah air kencing tonggeret itu sendiri.

Kehidupan serangga bernama tonggeret ini memang cukup unik. Selama 17 tahun mereka hidup dalam proses larva, dan hanya tiga hari menjadi serangga dewasa. Setelah beberapa minggu menjalani masa perkawinan, tonggeret kemudian mati.

Ternyata, fenomena pohon pete menangis ini tak hanya terjadi di Ampelgading saja. Di beberapa daerah di Jawa pun pernah heboh oleh kabar tersebut, seperti yang ditayangkan di beberapa website dalam berita online.