Januari 15, 2026
?>
Sejarah Desa Sanankerto Turen, yang Dulu Jadi Pusat Persinggahan Para Petualang

Ada cerita menarik di balik sejarah Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Dulunya, desa tersebut merupakan pusat persinggahan para petualang.

Seperti halnya di wilayah lain di Kabupaten Malang, desa ini dulunya merupakan kawasan hutan angker yang kemudian dibuka oleh para ptualang. Tak sedikit dari mereka yang kemudian memilih menetap di desa ini.

Cerita rakyat mengenai sejarah desa ini menyebar dari mulut ke mulut secara turun-temurun. Menurut cerita, sebelum bernama Desa Sanankerto, desa ini lebih dikenal dengan nama Desa Singgahan.

Sejarah Desa Sanankerto Secara Harfiah

Jika dilihat di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti kata Singgahan adalah tempat berhenti. Faktanya, Desa Sanankerto dikelilingi empat sungai yang mengalir melintasi wilayah desa tersebut. Ada Sungai Gajah Longong yang mengaliri daerah sawah Dukuh Betek dan Dukuh Krajan, Sungai Andeman mengaliri daerah sawah Singgahan yang berada di timur Dukuh Krajan, Sungai Lesti yang membentang dari utara ke selatan, dan Sungai Sumber Bulu yang mengalir ke Sungai Lesti.

Pada zaman dahulu, para petualang atau pengembara yang menyeberangi keempat sungai tersebut selalu singgah sebentar di Desa Singgahan. Kebanyakan mereka numpang beristirahat, sambil mencari air minum yang didapat dari sungai-sungai tersebut, sebelum melanjutkan perjalanan kembali.

?>