Januari 15, 2026
?>
Nikmatnya Wisata Petik Kelengkeng di Poncokusumo (C) JUALBENIHMURAH

Nikmatnya Wisata Petik Kelengkeng di Poncokusumo (C) JUALBENIHMURAH

Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang tak hanya terkenal dengan buah apelnya. Selain apel, di kawasan pintu masuk ke Gunung Bromo itu juga dikembangkan Wisata Petik Kelengkeng.

Wisata agro ini masuk dalam bagian Desa Wisata Poncokusumo yang ditetapkan 27 Mei 2001 oleh Bupati Malang Ir. Moch. Ibnu Rubianto, setelah Batu berdiri sebagai kota tersendiri lepas dari Kabupaten Malang. Tak hanya mengandalkan kebun apel, kawasan desa wisata yang memiliki hawa sejuk itu juga mengembangkan perkebunan kelengkeng di beberapa wilayah desa.

Buah kelengkeng yang di berbagai daerah juga disebut lengkeng, matakucing, longan, atau dalam bahasa latinnya dimocarpus longan, masuk dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae.
Pohon buah ini biasanya dapat mencapai tinggi 40 meter dengan diameter batangnya hingga sekitar 1 meter. Batangnya memiliki daun majemuk, dengan 2-4 pasang anak daun, sebagian besar berbulu rapat pada bagian aksialnya. Jika dilihat, tangkai daun 1-20 cm, tangkai anak daun 0,5-3,5 cm. Bentuk anak daunnya bulat memanjang, panjangnya 1-5 kali lebarnya, bervariasi 3-4,5 x 1,5-2 cm, mengertas sampai menjangat, dengan bulu-bulu kempa terutama di sebalah bawah di dekat pertulangan daun.

Bagian perbungaan pada umumnya berada di bagian ujung (flos terminalis), 4-80 cm panjangnya, lebat dengan bulu-bulu kempa, bentuk payung menggarpu. Mahkota bunganya terdiri dari lima helai, yang panjangnya hingga 6 mm. Buah kelengkeng berbentuk bulat, dengan warna coklat kekuningan, hampir gundul, licin, berbutir-butir, berbintil kasar atau beronak, bergantung pada jenisnya. Daging buahnya (arilus) tipis berwarna putih dan agak bening yang membungkus biji berwarna coklat kehitaman, dan mengkilat. Terkadang, daging buahnya berbau agak keras.

Buah yang asli berasal dari daratan Asia Tenggara ini banyak terdapat di daerah dataran tinggi, termasuk Malang timur. Kecamatan Poncokusumo menjadi salah satu pusat tumbuhnya kelengkeng di wilayah Kabupaten Malang.

Wisata Petik Kelengkeng di Poncokusumo ini setidaknya terdapat di lima desa yang sudah lama mengembangkan perkebunan kelengkeng. Selain Desa Poncokusumo sendiri, ada Desa Ngadireso, Desa Pandansari, Ringinanom dan Desa Karangnongko. Wisata petik kelengkeng terbesar di wilayah Poncokusumo ini terletak di Desa Ngadireso. Sedikitnya terhampar sekitar 7,9 hektare lahan yang digunakan warga setempat untuk membuka kebun kelengkeng di desa tersebut.

Poncokusumo berjarak sekitar 32 kilometer dari pusat Kota Malang. Jika ingin berkunjung ke Wisata Petik Kelengkeng, Anda harus menuju ke arah timur. Bisa pula ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum yang ongkosnya relatif murah. Dari Terminal Arjosari, Kota Malang, Anda bisa memilih moda transportasi angkutan desa jurusan Tumpang. Sesampainya di Terminal Tumpang, perjalanan bisa dilanjutkan dengan berganti angkudes jurusan Poncokusumo.

?>